
| Beranda |
| Selamat Datang |
| Yurisdiksi PA Tanjungpandan |
| Sejarah Pengadilan Agama Tanjungpandan |
| Visi dan Misi |
| Biodata & Profil Pegawai |
| Galeri Foto |
| Link |
| Buku Tamu |
| Artikel dan Makalah |
| Peraturan Perundang-undangan |
| Pengumuman |
| DIPA |
| Realisasi Anggaran |
| Laporan Keuangan Perkara |
| Panjar Biaya Perkara |
| Informasi Perkara |
| Jadwal Sidang |
| Panggilan Sidang |
| Publikasi Putusan |
| Struktur Organisasi |
| SOP Kepegawaian |
| SOP Keuangan |
| SOP Umum |
| SOP Kepaniteraan |
| Barang Milik Negara |
| Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa |
Artikel dan Makalah
TAQWA SEBAGAI LANDASAN MASYARAKAT IDEAL | TAQWA SEBAGAI LANDASAN MASYARAKAT IDEAL |
|
|
|
| Dimuat Oleh b4mb4n9 yun0n0 | |
| Senin, 22 Agustus 2011 | |
|
TAQWA SEBAGAI LANDASAN MASYARAKAT IDEAL Oleh AL FITRI J CHANIAGO (Hakim Pratama Madya Pengadilan Agama Tanjungpandan) A. Pendahuluan.
Ending akhir dari amalan Ramadhan ialah untuk mendapatkan predikat muttaqien (QS. Al Baqarah;183). Taqwa menurut pandangan ilmu tauhid ialah: orang yang mulia di sisi Allah SWT, dan taqwa dapat bermakna bertemu dengan Allah SWT. Sementara taqwa menurut pandangan ahli ma'rifat ialah ta’aruf (mengenal), di mana apabila kita sudah mengenal tentunya akan mudah di dalam mengajukan sesuatu hal atau meminta. Dapatkah kita meminta sesuatu dari orang yang belum kita kenal? Jawabnya: Dapat saja, akan tetapi tidak ubahnya dengan seorang pengemis. Dari Hadits Qudsi dikatakan: "Janganlah kamu menjadi pengemis terhadap Tuhanmu. Bila ingin kenal dengan-Ku berpuasalah." Selengkapnya Klik disini
|
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
"Letakkanlah dasar-dasar yang kokoh, tata kerja yang baik, agar penyakit-penyakit atau kelemahan-kelemahan pengadilan yang sudah lama ada tidak hinggap di lingkungan kerja saudara. Menjadilah saudara-saudara pelopor pembaharuan peradilan" Pesan Ketua Mahkamah Agung RI Bagir Manan, saat meresmikan berdirinya Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, 11 April 2006 |
