
| Beranda |
| Selamat Datang |
| Yurisdiksi PA Tanjungpandan |
| Sejarah Pengadilan Agama Tanjungpandan |
| Visi dan Misi |
| Biodata & Profil Pegawai |
| Galeri Foto |
| Link |
| Buku Tamu |
| Artikel dan Makalah |
| Peraturan Perundang-undangan |
| Pengumuman |
| DIPA |
| Realisasi Anggaran |
| Laporan Keuangan Perkara |
| Panjar Biaya Perkara |
| Informasi Perkara |
| Jadwal Sidang |
| Panggilan Sidang |
| Publikasi Putusan |
| Struktur Organisasi |
| SOP Kepegawaian |
| SOP Keuangan |
| SOP Umum |
| SOP Kepaniteraan |
| Barang Milik Negara |
| Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa |
Artikel dan Makalah
Selamatkan Babel dari Dekandesi Moral | Selamatkan Babel dari Dekandesi Moral |
|
|
|
| Dimuat Oleh Administrator | |
| Kamis, 27 Oktober 2011 | |
|
Selamatkan Babel dari Dekandesi Moral Oleh: Ahmad Z. Anam, S.H.I., M.S.I. (Calon Hakim Pengadilan Agama Tanjungpandan)
Permadani sejarah Negeri Laskar Pelangi telah banyak tercoreng noda hitam. Daftar hitam perilaku amoralitas dan kriminalitas kian mendiaspora dari waktu ke waktu. Masa depan negeri yang sangat kita cintai ini sedang terancam. Akankah kita tetap apatis atas realitas yang menggelisahkan ini? Lantas, langkah nyata apa yang mesti kita perbuat untuk menyelamatkan “Biduk Serumpun Sebalai”? Selengkapnya Klik disini |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 27 Oktober 2011 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
"Letakkanlah dasar-dasar yang kokoh, tata kerja yang baik, agar penyakit-penyakit atau kelemahan-kelemahan pengadilan yang sudah lama ada tidak hinggap di lingkungan kerja saudara. Menjadilah saudara-saudara pelopor pembaharuan peradilan" Pesan Ketua Mahkamah Agung RI Bagir Manan, saat meresmikan berdirinya Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, 11 April 2006 |
