
| Beranda |
| Selamat Datang |
| Yurisdiksi PA Tanjungpandan |
| Sejarah Pengadilan Agama Tanjungpandan |
| Visi dan Misi |
| Biodata & Profil Pegawai |
| Galeri Foto |
| Link |
| Buku Tamu |
| Artikel dan Makalah |
| Peraturan Perundang-undangan |
| Pengumuman |
| DIPA |
| Realisasi Anggaran |
| Laporan Keuangan Perkara |
| Panjar Biaya Perkara |
| Informasi Perkara |
| Jadwal Sidang |
| Panggilan Sidang |
| Publikasi Putusan |
| Struktur Organisasi |
| SOP Kepegawaian |
| SOP Keuangan |
| SOP Umum |
| SOP Kepaniteraan |
| Barang Milik Negara |
| Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa |
| PENGARAHAN KMA DI BABEL |
|
|
|
| Dimuat Oleh Administrator | |
| Kamis, 10 April 2008 | |
REMUNERASI : Bukan Sekedar Kenaikan gajiPangkalpinang l pta-babel.net Ketua Mahkamah Agung RI, Bagir Manan, bersama dengan Wakil Ketua MA bidang non Yudisial, Tuada Pembinaan, Tuada Agama, KPTA dan KPT Kep. Bangka Belitung pada acara penyampaian pengarahan kepada para hakim se-Provinsi Bangka Belitung, Rabu (2/4) di Griya Timah Pangkal Pinang
Hal demikian disampaikan Ketua Mahkamah Agung RI, Bagir Manan, pada saat memberikan pembinaan bagai para hakim se wilayah Provinsi Kep. Bangka Belitung, Rabu (2/4) siang, bertempat di Griya Timah, Pangkal Pinang. Lebih lanjut Bagir Manan menjelaskan bahwa secara individual tunjangan kinerja ini bisa dihapuskan. Misalnya ketika seseorang hakim “dinon-palukan”, maka secara serta merta tunjangan kinerja hakimnya pun menjadi hilang. MA susun Kriteria Kinerja Berkaitan dengan tunjangan kinerja ini, kini MA sedang menyusun kriteria kinerja. Menurut Bagir Manan, bahwa paling tidak ada beberapa hal yang menjadi prioritas perhatian Mahkamah Agung untuk peningkatan kinerja ini. Bagir menyebut penyelesaian perkara, persoalan eksekusi putusan, penyelenggaraan peradilan yang efektif dan tertib, kualitas pelayanan pada masyarakat, dan akses publik, sebagai unsur yang sangat dominan dalam peningkatan kinerja.
Para hakim se wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang memperhatikan pengarahan yang disampaikan Oleh Ketua Mahkamah Agung RI
Sedangkan untuk pelayanan publik, Bagir kembali menyegarkan gagasan yang pernah digulirkannya pada saat Rakernas di Makasar tahun lalu. Menurutnya pengadilan harus mengembangkan pelayanan tanpa tatap muka. Jika yang berperkara ingin mengetahui biaya perkara, biaya eksekusi, dll, mereka cukup mendapatkannya melalui media informasi yang tersedia, tidak perlu bertanya ke petugas”, ungkapnya. Bagir meyakini dengan sistem pelayanan tanpa tatap muka, pengadilan akan terhindar dari pitnah, terutama yang berkaitan dengan persoalan uang. |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 10 April 2008 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
"Letakkanlah dasar-dasar yang kokoh, tata kerja yang baik, agar penyakit-penyakit atau kelemahan-kelemahan pengadilan yang sudah lama ada tidak hinggap di lingkungan kerja saudara. Menjadilah saudara-saudara pelopor pembaharuan peradilan" Pesan Ketua Mahkamah Agung RI Bagir Manan, saat meresmikan berdirinya Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, 11 April 2006 |
