
| Beranda |
| Selamat Datang |
| Yurisdiksi PA Tanjungpandan |
| Sejarah Pengadilan Agama Tanjungpandan |
| Visi dan Misi |
| Biodata & Profil Pegawai |
| Galeri Foto |
| Link |
| Buku Tamu |
| Artikel dan Makalah |
| Peraturan Perundang-undangan |
| Pengumuman |
| DIPA |
| Realisasi Anggaran |
| Laporan Keuangan Perkara |
| Panjar Biaya Perkara |
| Informasi Perkara |
| Jadwal Sidang |
| Panggilan Sidang |
| Publikasi Putusan |
| Struktur Organisasi |
| SOP Kepegawaian |
| SOP Keuangan |
| SOP Umum |
| SOP Kepaniteraan |
| Barang Milik Negara |
| Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa |
Buku Tamu | Laporan Pameran CitraKinerja Hukum 2009 |
|
|
|
| Dimuat Oleh b4mb4n9 Yun0n0 | |
| Kamis, 06 Agustus 2009 | |
Harapan Peradilan Bersih Menjadi Atmosfir Peringatan Ultah KYKetua KY, Busro Muqoddas bersama isteri memperhatikan salah satu display di stand Mahkamah Agung, Senin (3/4) (photo : www.mahkamahagung.go.id) Jakarta | badilag.net (6/8) Memperingati hari jadinya yang ke-4, Komisi Yudisial menggelar pameran citra dan kinerja hukum 2009 yang diikuti oleh sejumlah lembaga yang bergerak dan mempunyai perhatian di bidang penegakan hukum, seperti MA, MK, KY, Kepolisian, KPK, PPATK, KHN, LPSK, Leip, TII dan lainnya. Selain pameran, peringatan hari jadi lembaga yang dibentuk berdasarkan UU 22 Tahun 2004 ini, digelar pula seminar nasional, konsolidasi jejaring CSO (Civil Society Organization), dan gelar budaya. Keseluruhan perhelatan ini beratmosfirkan harapan terwujudnya peradilan yang bersih. Mengawali serangkaian kegiatan peringatan komisi Negara yang lahir 2 Agustus ini, digelar acara peresmian penggunaan gedung baru yang beralamat di Jalan Keramat Raya No 57 Jakarta Pusat, oleh Ketua KY, Busro Muqoddas, Senin (3/8). Sedangkan penutupan kegiatannya akan dilaksanakan hari ini, Kamis (6/8). Pada hari kedua (Selasa, 4/8), digelar seminar nasional bertemakan “mewujudkan peradilan bersih di tengah krisis budaya politik dan mafia peradilan : tanggung jawab Negara dan civil society”. Salah satu pembicara dalam seminar ini adalah Hakim Agung/Tuada Pidana, Artidjo Alkostar. Di hari kedua, digelar konsolidasi jejeraing CSO dalam mewujudkan peradilan bersih. Disini KY memfasilitasi diskusi mengenai catatan kritis gerakan CSO dalam mewujudkan peradilan bersih. Selain diskusi, sessi berikutnya digelar pertemuan Koalisi Nasional Peradilan Bersih (KNBP). Untuk menggalang partisipasi masyarakat dalam mendorong terciptanya peradilan bersih, KY menggelar budaya dengan tema “ Peradilan Bersih untuk Keadilan Sosial dalam Budaya Serba Boleh”. Gelar budaya ini berlangsung pada Rabu malam dengan menghadirkan Kyai Kanjeng, Buya Ahmad Syafii Maarif, Romo Franz Magnis Suseno, Sujiwo Tejo, dan Bambang Widjojanto. Sementara itu dalam Pameran Citra dan Kinerja Hukum 2009 yang berlangsung 3-6 Juni 2009, MA berpartisipasi menggelar stand yang menampilakan sejumlah publikasi dan koleksi perpustakaan, serta produk teknologi informasi yang merupakan pembaruan terkini yang dilakukan oleh MA. ![]() Anjungan Informasi Mandiri ini menjadi display yang menarik perhatian pengunjung. Fasilitas ini menjadi bagian dari meja informasi di Ditjen Badilag Salah satu yang banyak menyedot perhatian pengunjung adalah adanya fasilitas Anjungan Informasi Mandiri (AIM) yang menyajikan informasi secara interaktif berbasis touch screen mengenai profil MA, penelusuran perkara, dan publikasi putusan. Fasilitas AIM yang lebih dikenal dengan Kios-K ini merupakan partisipasi dari Ditjen Badilag. Melalui media ini, pengujung bisa memanfaatkan menu penelusuran perkara maupun pengunduhan putusan. Untuk memanjakan pengunjung,di stand MA disediakan printer sebagai pendukung fasilitas penelusuran perkara. Berdasarkan pantauan badilag.net, sejumlah pengacara memanfaatkan AIM ini. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya informasi perkara dan publikas putusan ini. Namun mereka berharap informasi yang disajikan lebih update dan lengkap. Harapan serupa disampaikan oleh Soekotjo Soeparto, Komisioner yang membidangi hubungan antar lembaga, saat mengunjungi stand MA bersama Ketua KY, Bosro Muqodas. “Sekarang sudah tidak bermaslalah lagi kan?”, ungkapnya setelah mendapat penjelasan mengenai menu informasi perkara di website MA. (asnoer) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
"Letakkanlah dasar-dasar yang kokoh, tata kerja yang baik, agar penyakit-penyakit atau kelemahan-kelemahan pengadilan yang sudah lama ada tidak hinggap di lingkungan kerja saudara. Menjadilah saudara-saudara pelopor pembaharuan peradilan" Pesan Ketua Mahkamah Agung RI Bagir Manan, saat meresmikan berdirinya Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, 11 April 2006 |
